Pertemuan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian 2019 tingkat Kota Malang


Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kota Malang telah menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian tahun 2019 Tingkat Kota Malang pada hari ini,
Hari : Kamis
Tanggal : 01 Maret 2018
Tempat : Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang
Jl. A. Yani Utara No. 202 Kota Malang.
Dihadiri oleh peserta sebanyak 44 orang, terdiri dari 1 orang perwakilan dari Barenlitbang, 5 orang Kepala Bidang lingkup Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, 5 orang perwakilan kantor kecamatan, 1 orang Ketua KTNA Kota Malang, Kepala UPT Penyuluh Pertanian, 1 orang Koordinator PP Kota Malang, 5 orang Koordinator PP Kecamatan, 1 orang petugas Pengamat Hama Penyakit wilayah Kota Malang, serta 30 orang anggota kelompok tani dan gabungan kelompok tani se-Kota Malang.
Adapun dasar dari kegiatan ini adalah Peraturan Walikota Malang Nomor 93 Tahun 2016 tanggal 30 Desember 2016 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kota Malang Tahun 2017. Yang tujuannya adalah melaksanakan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Tingkat Kota Malang Tahun 2019.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kota Malang Sri Winarni, SH, MM. yang didampingi oleh para Kepala Bidang di Lingkup Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kota Malang.
Dalam Sambutannya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang berharap agar pelaku utama dan pelaku usaha yang hadir dapat memberikan masukan agar kegiatan penyuluhan pertanian menjadi tepat sasaran dan tepat program. Selain itu, diharapkan juga pelaku utama dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian ditengah arus alih fungsi lahan.
Selanjutnya dalam kesempatan tersebut disampaikan dan dipaparkan matriks programa serta daftar usulan yang merupakan hasil kompilasi dari programa dan musrenbang tingkat kecamatan oleh Kepala UPT Penyuluh Pertanian Henny Puspitasari, STP, MAP. Pada Kesempatan tersebut juga secara bergantian para Kepala Bidang juga menyapaikan rancangan program di bidang masing masing a.l:
Bidang Produksi Pertanian pada tahun 2019 masih berfokus pada upsus pajale. Sedangkan kegiatannya meliputi Peningkatan Produksi, Produktivitas, dan Mutu Produk Pertanian/Perkebunan (penyediaan bibit dan pupuk hayati untuk tanaman padi serta penyediaan pupuk organik dan pupuk majemuk untuk rawat ratoon tanaman tebu), Peningkatan dan Penerapan Teknologi Pertanian (pinjam pakai alsintan, penyediaan power tresher, serta hand tractor yang masih tentative karena untuk tipe singkal tidak dibutuhkan oleh petani), Peningkatan Sarana dan Prasarana Pertanian (pembangunan jalan usaha tani), Pengendalian dan Pemberantasan HPT (pengadaan pestisida dan agensi hayati), serta Fasilitasi Penyusunan RDKK Pupuk Bersubsidi.
Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan memiliki program Peningkatan Produktivitas Peternakan yang terbagi pada kegiatan Peningkatan Produksi Peternakan (penyediaan straw untuk inseminasi), Pengembangan Teknologi Peternakan Tepat Guna (pelatihan pembuatan es krim dari susu segar), Pelatihan Budidaya Ternak, Pengolahan Susu dan Daging serta DED Pusat Edukasi Peternakan. Program selanjutnya adalah Peningkatan Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner yang terbagi pada kegiatan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Hewan, Peningkatan Kapasitas Masyarakat Veteriner, Pengawasan Bahan Pangan Asal Hewan, Peningkatan Kesehatan Masyarakat Veteriner (sosialisasi terkait hewan qurban dan sosialisasi bahan pangan asal hewan terkait zoonosis).
Bidang Ketersediaan, Distribusi, dan Kerawanan Pangan berfokus pada kegiatan promosi dalam rangka mengenalkan produk hasil usaha pertanian pada konsumen baik dalam kota maupun luar kota. Hal ini dilakukan melalui kegiatan pasar tani dan berbagai pameran. Disampaikan juga bahwa pelaku usaha yang ingin mengikuti pameran haruslah sudah berproduksi secara massal dengan omset tertentu, hal ini terkait dengan sasaran pameran.
Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan terbagi atas seksi Penganekaragaman Pangan (kegiatan sosialisasi dan promosi penganekaragaman pangan, pengembangan konsumsi pangan, pembinaan dan pengembangan pemanfaatan pekarangan, pemilihan duta pangan, dan pemilihan kampung pangan) dan seksi Keamanan Pangan (kegiatan sosialisasi keamanan pangan serta pembinaan dan pengawasan mutu produk pangan)
Bidang Perikanan bertujuan untuk meningkatkan produksi dan konsumsi ikan melalui kegiatan kampanye gemarikan, fasilitasi pemasaran produk perikanan, pengawasan mutu produk ikan serta sosialisasi kesehatan dan lingkungan budidaya ikan.

Dengan adanya paparan rencana kerja masing-masing bidang di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang, kelompok tani yang memiliki rencana kegiatan yang sejenis dapat mengajukan proposal mengenai program penyuluhan apa yang mereka butuhkan.(husny)

Scroll to Top